[FAQ] Merekrut di masa awal startup

Ini adalah artikel FAQ atau Frequently Asked Questions, di mana kami menjawab berbagai pertanyaan yang sering kami terima di Agate Studio

Pertanyaan kali ini dari Maulana Ilham:
"Saya adalah mahasiswa yang saat ini sedang berusaha untuk merintis usaha di bidang pariwisata.

  1. Bagaimana cara Agate studio mencari dan merekrut orang-orang yang berbakat dibidangnya (terutama di bidang IT dan kreatif) pada masa awal pendirian Agate? Apalagi orang-orang tersebut mau untuk digaji dibawah standar industri.
  2. Kemudian bagaimana juga cara Agate meyakinkan para karyawan untuk tetap bekerja maksimal meskipun kondisi perusahaan sedang terpuruk dan tidak menentu?"

Membangun suatu usaha bukan perkara mudah, apalagi yang membutuhkan banyak skillset yang berbeda atau multidisiplin. Pembuatan game misalnya, membutuhkan programmer, artist, game designer, composer, dan producer. Semakin rumit game yang dibuat, semakin banyak juga jumlah orang yang dibutuhkan dalam tim.

Pengalaman Agate Studio

Founder Agate sepakat untuk membangun Agate Studio karena memiliki keinginan yang sama untuk membuat game dan bekerja di industri game development. Keputusan untuk membangun studio baru disebabkan karena pada tahun 2009 hanya ada satu atau dua studio game yang cukup besar, dan tidak ada satupun yang bisa menerima belasan orang langsung untuk bekerja.

Dalam setahun pertama Agate Studio dijalankan, kami berhasil bertemu beberapa orang yang memiliki minat yang sama dan akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Agate Studio. Jumlah tim Agate Studio terus berkembang sampai akhirnya pertengahan tahun 2014 ini kami memiliki lebih dari 50 crew.

Merekrut atau mencari teman?

Ilham bertanya tentang cara merekrut orang di masa awal pendirian Agate. Pada dasarnya kami mencari orang-orang yang memiliki minat yang sama dengan para founder Agate. Kami membuat pengumuman di forum GDI bahwa kami adalah studio baru di Bandung sedang mencari orang yang tertarik bergabung. Kami secara terbuka bilang bahwa kami belum bisa membayar gaji 3 bulan masa percobaan (dan gaji setelah lulus masa percobaan juga masih kecil).

Posting lowongan pertama Agate Studio

Thursday, 09 July 2009, 22:37:53

We're from Agate Studio, Start-Up Game Developer Studio di Bandung.
Looking for passionate & motivated talent for Game Industry.
Jadi…., kalau kamu adalah:

  1. Mahasiswa yang berdomisili/sedang tinggal di Kota Bandung
  2. Doyan nge-Game (games apapun… ****** juga…)
  3. Memiliki keinginan kuat untuk bekerja di bidang game development: Kamu (pernah) punya mimpi untuk membuat game sendiri? Saatnya menjadikan hobi dan mimpi itu sebagai aset yang dapat memberikan penghasilan buat Kamu!
  4. Mau bekerja volunteer minimal 30 jam per minggu selama 2-3 bulan trial period (pake kontrak). Setelah itu? You're the man of Game Industry! Dapat dipastikan Kamu memiliki potensi besar di bidang ini!
  5. Memiliki integritas tinggi dalam tim dan perusahaan, dan punya motivasi tinggi dalam mengembangkan perusahaan.
  6. Punya keinginan kuat untuk mempelajari tools baru. There'll be a bunch of game-dev tools you're gonna learn and that would make you powerful.
  7. Punya notebook yang dapat dipakai untuk bekerja di kantor. (Mohon maaf nih, krisis komputer… kecuali mau bedol desktop sih kita ok2 aj :D )

Share your dreams with us, and be the survivors of the future!
And of course,… We offer:

  1. Agate menjamin kalian akan mendapatkan pengalaman penuh suatu game development process
  2. Agate akan menjamin pemberian training, sharing dan bahkan bimbingan personal langsung untuk segala pengetahuan/skill yang dibutuhkan selama pengembangan game
  3. Actually yang dimaksud volunteer adalah tidak digaji, namun Agate akan mengganti segala pengeluaran produksi, seperti ongkos transport dkk, dan juga menyediakan beberapa fasilitas di kantor serta beberapa hiburan… baik siang maupun malam….
  4. Jika masa Trial Period berjalan dengan baik, Agate akan memperbaharui kontrak dan tentu saja, kali ini diberikan insentif gaji sesuai kontrak.
  5. You become proudly member of Agate's Team :D .. (mau tau how proudly that are? gabung dulu XD)
  6. [tambahan dari HRD], kami akan senantiasa membuat anda tertawa…

Sebenarnya kami berusaha tidak menggunakan kata rekrut di masa-masa awal, karena merekrut identik dengan kontrak kerja dan gaji. Baru setelah kami bisa menggaji dengan nilai yang sesuai standar, baru kami mulai aktif merekrut crew.

Bisa jadi yang kamu perlu lakukan di masa awal adalah mencari teman/co-founder, bukan merekrut orang. Sudah pasti caranya akan berbeda dengan membuka rekrutmen biasa, karena motivasi seseorang untuk menjadi founder atau menjadi karyawan itu berbeda:

  • Keuntungan seseorang untuk menjadi seorang founder adalah kesempatan berkarya dan mewujudkan idenya menjadi nyata. Kalaupun ada reward materi/finansial, baru bisa didapat dalam jangka waktu yang cukup panjang.
  • Keuntungan seseorang untuk menjadi seorang karyawan atau anggota tim dalam studio adalah berkarya di kondisi yang lebih pasti. Reward materi/finansial untuk karyawan lebih pasti dan sudah didapat dalam jangka pendek.

Tantangan terbesar untuk suatu perusahaan baru untuk merekrut adalah karena calon karyawan pasti akan membandingkan tawaran kerja perusahaan kita dengan perusahaan lain:

  • Sistem kerja
  • Nilai gaji
  • Benefit-benefit lain yang ditawarkan perusahaan

Mencari di mana

Kalau begitu, bagaimana kita mencari orang-orang yang memiliki minat yang sama dan yang bisa diajak membangun startup?

Tempat pertama yang bisa kita datangi untuk mencari orang-orang dengan minat yang sama adalah komunitas atau grup. Media yang digunakan berbagai komunitas akan berbeda-beda, untuk game dev bisa forum seperti GDI (jaman dulu), Facebook seperti GDI (jaman sekarang), atau mungkin justru komunitas offline seperti Cimahi Creative Association.

Tempat kedua yang bisa didatangi adalah event-event developer, baik lomba atau seminar. Contoh untuk bidang game development adalah event coding 24/48 jam seperti Hackathon atau Game Jam, atau event gathering seperti Game Dev Gathering.

Tempat lain yang bisa dicoba adalah komunitas-komunitas yang berhubungan secara tidak langsung dengan bidang kita, misalnya dalam kasus game development kita bisa cari komunitas yang menyukai budaya visual modern seperti anime, atau manga karena cukup berhubungan dengan game. Sebagian founder Agate awalnya saling kenal dari Unit Kegiatan Mahasiswa budaya visual modern bernama Genshiken di ITB.

Mencari siapa

Orang seperti apa yang perlu kita cari?

Untuk membuat sebuah startup, setidaknya ada tiga peran yang perlu dipenuhi:

  • Hacker (developer)
    Orang ini fokus untuk membuat produk dari sisi teknis, apapun bidang startupnya.
  • Designer
    Orang ini fokus untuk membuat desain yang menarik, bukan hanya produk tapi juga branding startupnya.
  • Hustler (business)
    Orang ini bertugas mengerjakan hal lain yang diperlukan suatu bisnis, mulai dari aspek finansial, marketing, customer service dan lain-lain.

Cara Alternatif

Cara lain yang mungkin bisa dilakukan adalah memulai startup kamu dengan tim yang ada saat ini, lalu membuka lowongan untuk magang. Atau langsung bekerja sama dengan startup lain yang memiliki skillset yang kamu butuhkan.

Menyikapi kondisi perusahaan yang sedang turun

Bagaimana juga cara Agate meyakinkan para karyawan untuk tetap bekerja maksimal meskipun kondisi perusahaan sedang terpuruk dan tidak menentu?

Sejak awal Agate Studio berdiri, kami memilih sistem monthly payroll atau gaji bulanan. Sebagai perbandingan, startup bertipe software house yang mengerjakan proyek dari pihak lain ada yang menggunakan kebijakan bagi hasil, maksudnya crew baru akan dibayar setelah project dibayar oleh klien. Model kedua ini tentunya akan sangat rawan, terutama untuk crew yang sudah memiliki tanggungan seperti biaya hidup atau membiayai anggota keluarga lain.

Dengan sistem payroll rutin, Agate berusaha agar pemasukan crew cukup pasti. Saat kondisi perusahaan turun, misalnya karena klien terlambat dalam membayar proyek, kami harus tetap membayar gaji bulanan tersebut, agar kehidupan sehari-hari para crew tidak terganggu. Yang perlu diperhatikan adalah, jika keuangan perusahaan tidak cukup, artinya tanggung jawab owner atau manajemen untuk mencari akal bagaimana agar payroll tetap berjalan sesuai jadwal. Contoh tindakan yang pernah kami lakukan di masa awal Agate Studio:

  • Menunda gaji beberapa founder agar uang yang ada bisa dipakai untuk membayar gaji crew
  • Melakukan pinjaman (misalnya ke Bank) agar bisa menggaji tepat waktu

Itu adalah konsekuensi membangun usaha sendiri yang mungkin tidak diketahui orang sebelum akhirnya mengalami sendiri saat membangun usaha. Tapi jangan membuat hal ini mematahkan semangat kamu, jauh lebih banyak hal positif yang terjadi saat kamu mengambil tindakan untuk mengejar mimpi kamu. :D

Untuk yang ingin membangun usaha sendiri seperti Ilham, semangat! Kalau mau bertanya ke Agate bisa via email ask@agatestudio.com.

Untuk yang ingin terjun ke industri game, kenapa tidak bergabung dengan Agate Studio? Kami selalu membuka lowongan untuk developer game.

Bermain Bersama Adik-Adik Wisma Putra, Bandung

Berkumpul di Wisma Putra, pada 12 Juli 2014 lalu, Agate Studio sengaja ingin mengajak sharing dan bermain adik-adik yang berjumlah 73 orang. Lokasi Wisma Putra terletak di JL. Ciumbuleuit Raya no. 105.

Acara dimulai dengan materi animasi dari Artist Agate Studio Henky Jaya. Henky yang meminta pada adik-adik ini untuk dipanggil sebagai Kak Kiki ini, mendemonstrasikan bagaimana membuat karakter hingga karakter bisa menjadi bergerak.

_DSC6439 _DSC6448

_DSC6458

Ketika akhirnya bergerak, spontan adik-adik yang bersekolah mulai dari SD hingga SMA ini bertepuk tangan riuh dan senang melihat karakter yang dibuat Kak Kiki. Komentar seperti “Ih, lucu banget!” pun sering dilontarkan.

Selanjutnya, Kak Kiki mengajak adik-adik untuk mewarnai karakter games Agate Studio dari template yang dibawa crew. Karakter yang telah diwarnai adik-adik ini nantinya juga akan di demokan ke dalam game maker oleh Aditia Dwiperdana. Karena ditujukan gambar menjadi animasi, adik-adik diminta berpasangan untuk mewarnainya, agar warna menjadi serasi. Adik-adik tersebut terlihat sangat antusias ketika mewarnai karena crew Agate Studio sudah menyiapkan hadiah bagi mereka yang mewarnai karakter Agate Studio dengan baik.

_DSC6472

_DSC6471

Acara kemudian dilanjutkan bermain games. Crew menyebutnya basket kardus. Kardus yang telah dituliskan poin-poin ini disusun tiga di depan kelompok. Adik-adik akan diminta melempar bola ke dalam kardus yang sudah ada poin-poinnya. Mereka yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak adalah pemenangnya.

_DSC6565 _DSC6581

Acara mulai chaos karena antusias adik-adik yang berjumlah besar. Ketika crew Agate Studio berusaha untuk membagi adik-adik ke kelompok yang proposional, adik-adik lebih senang membagi dirinya dengan kelompok yang mereka sukai. Jadilah terbagi ganjil lima kelompok. Dengan system gugur, kelompok terakhir langsung maju ke final hingga di final tersisa tiga kelompok. Games berlangsung sangat heboh. Bersorak riuh hingga doa sebelum melempar menjadi penghias acara games. Games selesai setelah diperoleh tiga pemenang.

_DSC6605 _DSC6593

Waktu menunggu berbuka puasa yang agak panjang setelah games, diisi oleh Aditia demo Construct 2 menggunakan karakter dari template mewarnai yang sudah di scan dan di pindah ke dalam program. Adik-adik putri terlihat teriak tegang setiap melihat karakter yang melewati rintangan seperti lubang.

_DSC6504 _DSC6551

Setelah selesai demo games, acara kemudian dilanjutkan pengisian materi perkenalan tentang Agate Studio oleh Shieny Aprilia. Shieny bercerita mengenai Agate Studio dengan bahasa yang sederhana. Shieny juga sempat menunjukkan games hasil kerjasama dengan Pekerjaan Umum dengan nama Chika.

_DSC6620

Ketika waktu tiba berbuka puasa, salah satu adik kemudian melantunkan azan maghrib. Crew Agate dibuat terpana karena suaranya yang indah. Acara kemudian dilanjutkan berbuka puasa, sholat maghrib, makan, dan terakhir penyerahan bantuan dan hadiah.

_DSC6632_DSC6682_DSC6663

Terimakasih ya adik-adik membuat kami semua happy bersama kalian walaupun sebentar :,)

_DSC6699

Oiya, segenap crew Agate Studio juga mengucapkan terimakasih untuk Mas Jodie Duniaku.net dan Mas Arya Segitiga.net yang sudah meluangkan waktunya bermain bersama :D D

Dan kami dioleh-olehin artikel dari mereka :,)

Cek di sini ya : http://ow.ly/zd9Gg (Duniaku.net) dan http://ow.ly/zd9Kk (Segitiga.net)

_DSC6466

_DSC6704

Sampai jumpa di acara bermain bersama berikutnya ^^

Malam Penganugerahan Shieny Aprilia di IYW-FBL 2014

Halo semua!

Masih ingat dengan Agate Level Up Guild Master Shieny Aprilia yang sempat memenangkan Indonesia Young Women Future Business Leader 2014 oleh Majalah SWA?

Shieny menghadiri SWA 100 Night 2014 pada 25 Juni 2014 yang bertempat di Hotel Shangri-La Jakarta. Pada acara ini, terdapat 3 award yang dibagikan : SWA 100, Indonesia Best CFO 2014, dan Indonesia Young Woman Future Business Leader 2014.

SWA 100 Night 2014 diawali dengan sambutan dari CEO SWA, Pak Kemal Gani, yang bercerita tentang latar belakang mengadakan ajang awarding-awarding tersebut. Lalu diikuti dengan sambutan dari Pak Djoko Wintoro dari Director School of Finance Prasetiya Mulya Business School. Dan kemudian speech dari 3 pemenang award, yaitu: Pak Cyrillus Hadinowo dari PT Bank Central Asia Tbk, Pak Mochamad Kurnia Ariawan dari PT Petrosea Tbk, dan Shieny Aprilia dari PT Agate International :D

Pada kesempatan saat itu, Shieny bercerita tentang Agate dan juga tentang bagaimana games bisa membawa serious impact untuk bisnis, seperti misalnya untuk meningkatkan efektivitas marketing brand di Indonesia dan games sebagai terobosan baru yang efektif untuk training dan recruitment korporasi-korporasi, terutama di Indonesia.

IMG_8467 (1) IMG_8530

Berikut ini video testimonial dari Shieny :

“Selamat malam, nama saya Shieny Aprilia. Saya dari PT Agate International. Saya adalah Guild Master dari Agate Level Up, yaitu divisi kami yang bergerak di bidang serious games, atau games untuk memberikan impact pada perusahaan-perusahaan.

Motivasi saya untuk mengikuti ajang ini karena saya percaya bahwa ajang Indonesia Young Women Future Business Leader Award sangat bisa untuk mengangkat perusahaan saya untuk ke level yang lebih tinggi lagi. Dan juga saya percaya bahwa event ini, dan juga saya mengikuti kompetisi ini, saya percaya bahwa saya bisa berkenalan dengan lebih banyak lagi pelaku bisnis terkemuka di Indonesia.

Sejauh ini memang kami bisnisnya di games, lalu terobosan yang telah kami lakukan adalah untuk di ranah corporate kami sudah membuat games untuk men-support marketing activity bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia dan juga baru tahun kemarin kami juga melakukan pembuatan games untuk men-support kegiatan training di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia.


Kesannya (acara -pen) sangat sangat bagus, karena setelah diumumkan di majalah SWA edisi April kemarin, hasilnya banyak sekali orang yang mengontak saya, baik yang sudah kenal dan juga yang belum kenal, mereka sangat kagum, wah keren banget Agate bisa terpilih menjadi salah satu dari Indonesia Young Women Future Business Leaders ini.

Harapannya, SWA jangan bosen-bosen untuk terus melakukan (mengadakan acara -pen). Karena ini sangat inspiring, maksudnya, saya juga waktu itu, tahu awalnya kompetisi ini dari tahun kemarin. Saya lihat dari Edisi April 2013, lalu di situ saya lihat bahwa ternyata banyak perempuan-perempuan yang sangat pandai berbisnis di dunia bisnis. Dari situ memacu semangat banget untuk juga bisa mengejar mereka bahkan lebih lagi dari mereka. Dan juga harapannya lagi semakin banyak wanita-wanita Indonesia yang percaya diri untuk juga bisa ada di level-level manajerial atau bahkan board member.”

« Older Entries