Pada tanggal 27 Mei – 1 Juni 2012 berlangsung sebuah event yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center bernama Indonesian Banking Expo disingkat dengan nama IBEX. IBEX sendiri merupakan acara tahunan perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) bekerjasama dengan Bank Indonesia. Agate menjadi salah satu partner yang turut meramaikan acara IBEX yang mengangkat tema “Peran Perbankan dalam Pemberdayaan Industri Kreatif & Keuangan Inklusif,” sebagai salah satu perwakilan industri kreatif di Indonesia.

Apa itu IBEX??

IBEX 2012 merupakan bagian dari rangkaian acara Pekan Kegiatan Financial Inclusion yang juga menghadirkan The First ASEAN Conference on Financial Inclusion. Konfrensi tersebut menghadirkan para bankers dari berbagai Negara di ASEAN dan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan perbankan. IBEX 2012 akan dihadiri berbagai komunitas perbankan, konsultan manajemen, dan rekanan dunia perbankan. Selain berbagai seminar dan workshop yang dihadirkan sebagai sarana mengembangkan wawasan dan transfer pengetahuan, pengunjung juga dapat menyaksikan festival film pendek dan animasi hasil karya anak bangsa, atraksi Cosplay Competition, Bankers Performance Competition, Cover Dance Competition, Stand Up Comedy, serta talkshow The Raid dari Film ke Komik yang ada di POP CON ASIA 2012 Pekan Budaya Film, Komik, Animasi & Game terbesar di Indonesia. POP CON ASIA 2012 ini merupakan Sub dari acara IBEX 2012.

Workshop Gamification dengan Bank Indonesia & Bank Mandiri  

Salah satu kegiatan yang ada di IBEX adalah workshop. Agate ikut berpartisipasi sebagai salah satu narasumber di hari Sabtu 30 July 2012 bertempat di Nuri Room 1 Lower Loby JCC. Workshop bertema Gamification ini juga diisi oleh narasumber dari Garuda Games, Perwakilan dari Bank Indonesia dan VP IT  Bank Mandiri.

Istilah Gamification sendiri sedang booming di tahun 2012 dimana era untuk memasukkan unsur unsur yang terdapat dalam game untuk bisa diaplikasikan ke dalam kehidupan nyata. Gamification terdengar masih asing di kalangan dunia perbankan, namun dengan adanya workshop ini diharapkan dapat terjalin sebuah pemahaman baru di kalangan masyarakat umum bahwa dunia perbankan bukanlah dunia yang monoton dan penuh dengan regulasi namun bisa dimasukan unsur game seperti yang dicontohkan oleh Arief Widhiyasa CEO Agate Studio yang mempresentasikan bagaimana Barclays, bank dunia asal Inggris berhasil membuat game simulasi interaktif yang menceritakan bagaimana seseorang bisa bertahan untuk bisa hidup di kota besar dan merencanakan financial plannya dengan baik.

Sementara itu Bapak Rico, Vice President IT Bank Mandiri menjelaskan bahwa eranya untuk menuju Banking Gamification Level dalam User Engangement yakni Integrated Gaming yang coba diaplikasikan beliau dalam sebuah game prototype yang menceritakan tentang bagaimana kita sebagai player menjadi penjaga toll  dan harus bisa melayani para pengguna jalan tol secara cepat & tepat.

Dengan diadakannya workshop ini diharapkan perbankan dapat belajar dari industri game untuk bisa membuat ikatan emosional kepada para nasabahnya lebih mendalam lagi sehingga akan meningkatkan loyalitas dari customer kepada Bank. Hal ini juga dapat memberikan pandangan yang lebih positif kepada masyarakat mengingat pencitraan yang sering muncul ialah Bank merupakan dunia yang monoton dan penuh regulasi :)