News
Pengumuman Pemenang Mobile Game Developer War 2!
Feb 27th
Setelah lebih dari 2 bulan diadakan, akhirnya pemenang Developer War 2 sudah diumumkan. Bersamaan dengan event Tekno iDEA pada hari Kamis, 23 Februari yang lalu di XXI Plasa Senayan, Jakarta. Ketiga juara Developer War ini mungkin tidak asing lagi, karena ketiganya merupakan top 3 dari pengumuman leaderboard sebelumnya. Namun yang berbeda adalah posisi pertama yang berhasil direbut Virtual Pet dari Sky Express . Berikut adalah daftar pemenang Developer War 2:
- Virtual Pet – Creacle Game Studio dengan 153.000 download
- Sky Express – ElvenTales dengan 100.000 download
- Beyond the Well - Own Games dengan 75.000 download
Perlu kami ingatkan lagi bahwa kompetisi ini berbeda dari kompetisi game development pada umumnya, karena yang menilai dan menentukan game mana yang menang adalah pasar global via Nokia Store, bukan sekedar beberapa orang dari tim juri saja. Jumlah download yang dihitung adalah untuk 30 hari setelah game yang bersangkutan rilis di Nokia Store. Dengan kreatifitasnya masing-masing, ketiga tim itu berhasil mempromosikan game mereka dan mendapat download yang sangat besar.
Sekali lagi selamat untuk Creacle Game Studio, ElvenTales Games, dan Own Games yang sudah menjadi juara Developer War 2!
Menjadi Entrepreneur yang sebenarnya
Jan 30th
Untuk para young entrepreneur, mungkin sudah tidak asing lagi mendengar program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Mandiri Young Technopreneur (MYT) yang diadakan dari tanggal 19 – 22 Januari 2012 di Jakarta Convention Center. Tahun ini merupakan tahun ke 6 diadakannya WMM. Selain memberikan penghargaan, Bank Mandiri juga menggelar expo dan workshop yang diisi dengan para entrepreneur sukses. Sama seperti tahun sebelumnya, Agate Studio diundang untuk mengisi expo sebagai salah satu technopreneur muda di Indonesia.
“Wooh, ini buatan Indonesia??”
Ternyata cukup banyak anak muda Jakarta yang ingin menjadi entrepreneur. Terlihat dengan antusiasme cukup banyak anak muda yang mengunjungi WMM expo untuk benar-benar berkunjung ke setiap booth dan bertanya seputar entrepreneurship (bukan hanya ingin nonton penampilan Vierra atau band lainnya saja
). Salah satunya ada yang bertanya kepada Agate mengenai peluang bisnis game industry di Indonesia, bagaimana kita bisa terus bertahan dan berkembang. Tapi banyak juga yang bahkan sama sekali tidak tahu bahwa ada Game Developer Company di Indonesia. Ketika mereka melihat video dari beberapa game yang dibuat oleh Agate seperti IVE, Vindicta, Football Saga lalu mereka terkejut dan berkata “Wooh, ini buatan Indonesia?” Mostly, banyak yang tidak menyangka bahwa Indonesia memiliki game developer company yang bisa membuat game sekelas international. Melalui event WMM ini, setidaknya kami diberi kesempatan untuk memperkenalkan game industrykepada anak muda maupun orang tua.
Bahkan waktu itu ada seorang ayah yang sedang mengunjungi WMM bersama anak laki-lakinya. Beliau juga sama terkejutnya mengetahui Indonesia memiliki bakat yang menarik di game industry. “Wah, bagus ini. Jadi anak saya ga cuma main game saja, tapi bisa buat game juga!” Saat itu juga, beliau menyuruh anaknya yang sangat demen main games itu untuk terjun ke dunia game industry
Feel the excitement
Sewaktu itu saya kebetulan kebagian shift untuk jaga boothnya Agate mulai hari Jumat, saya iseng bawa sepasang Handphone Nokia 700. Kemudian saya menantang partner saya Wiwid untuk bermain Smash Mania. Belum 5 menit, tiba-tiba sudah ada yang nyamperin dan penasaran kita lagi ngapain. Salah satunya anak ITTelkom yang ternyata menang MYT saat itu. Akhirnya dia ikutan main Smash Mania. FYI anak tersebut menang karena membuat kamus bahasa isyarat berbasis NUI (Natural User Interface) dengan Kinect sebagai sensor penggerak. Mantap kan!
Kembali ke Smash Mania, games ini benar-benar crowd maker, setiap orang yang lewat pasti penasaran, kenapa ada dua orang yang berhadap-hadapan dan saling mengayunkan handphone seperti main badminton. Mungkin yang terpintas di benak mereka, ”dari pada dilempar-lempar, mending handphonenya buat gue :p” Terlihat ekspresi orang-orang yang main begitu seru! Bahkan ada yang ingin bawa pulang handphonenya untuk olah raga di rumah XD (saya juga mau kl gitu si mba XD). Intinya ketika mereka diperkenalkan kepada games-games Agate ini, sebagian masi ga percaya kalau Agate adalah game Developer Indonesia XD “iya Pak, kita game developer Indonesia dan rata-rata umur teman-teman di Agate 24 tahun
”
Entrepreneur = make meaning not just money
Di WMM ini juga ada workshop yang diisi oleh para entrepreneur yang sukses di berbagai bidang. Salah satunya waktu itu yang saya simak adalah workshop dari Yoris Sebastian, penulis buku Creative Junkies (kebetula launch bukunya sama loh dengan ulang tahunnya Agate – April mop
). Yoris memberikan creative insightnya berdasarkan bisnis yang sudah lama ia tekuni yaitu OMG Consulting. Selama presentasinya, ia banyak memberikan contoh-contoh sesuatu yang uncommon, sesuatu yang out of the box, creative yang kebanyakan merupakan program-program perusahaan asing seperti Zappos, Google dan Walt Disney dan tentunya program OMG Consulting sendiri. Yang paling saya ingat ialah ketika dia menceritakan campaign salah satu perusahaan sepatu bermerk TOMS, dengan campaign mereka ‘one for one’ yang mengajak seluruh warga untuk merasakan sehari tidak memakai alas kaki sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak di Argentina yang tidak mampu membeli alas kaki. “One for one means every pair of shoes purchased = a pair of new shoes given to a child in need.” Yoris berkata sebuah CSR tidak selamanya harus bersifat ceremonial, tidak perlu terlalu dibuat-buat, tidak harus diendorse. “Every country has a problem, find it and solve it.” Pesan yang selalu dia berikan berulang-ulang ialah bagaimana kita melakukan sesuatu program yang kreatif tersebut tanpa mengcopy-pastenya langsung. “Become entrepreneur because you want to, make meaning not just money. Understand the trend but do not copy paste, take it as a positive inspiration.” tutup Yoris.
Saya jadi teringat akan teman-teman di Agate, kita ber65 orang di Agate berkumpul karena sama-sama ingin membahagiakan dunia :”)
Because we have a dream, that life would be much happier, and game is that which drives our passion. And because we believe that by doing what we love, we can make our dreams come true.
Seperti kata Ririn, salah satu founder Agate dalam Video Company Profile Agate Studio, “Yang pasti kita pengen bikin dunia lebih bahagia, semoga 10 tahun lagi pun, dunia memang jadi lebih bahagia, dan itu karena ada peran kita
”
Let’s Live the Fun Way ~
Agate Game Development Course
Jan 13th
Why learning should be a game.
Kami percaya kalau belajar itu menyenangkan, dan seharusnya tetap begitu. Kegiatan yang menyenangkan akan membuat orang yang melakukannya tetap termotivasi dan tidak mudah bosan.
Kami percaya kalau belajar lebih efektif dengan dipraktekkan. Kita bisa lebih menangkap konsep yang diajarkan jika kita mempraktekannya secara langsung atau mengaplikasikannya pada kasus di dunia nyata.
Fun, challenging, learning by doing, dan constant feedback, sangat umum ditemukan di semua game. Unsur yang sama juga idealnya ada pada proses belajar, lalu kenapa belajar itu bukan sebuah game?
Bisa jadi karena proses belajar yang masih diterapkan di masyarakat saat ini sudah terbentuk dari berpuluh-puluh tahun yang lalu, di saat game belum umum ada di masyarakat, di saat permainan hanyalah kegiatan yang dilakukan untuk mengisi waktu luang.
Dan bisa jadi karena konsep belajar itu menyenangkan dan belajar itu praktek mungkin belum bisa diterapkan atau memenuhi kebutuhan di semua proses pembelajaran saat ini.
Lalu apa hubungannya dengan Agate?
“Proses yang menyenangkan” adalah salah satu kunci Agate dalam membuat game. Karena jika dalam proses pembuatan game dilakukan dengan perasaan senang, perasaan itu akan tertuang dalam game yang dibuat, dan pada akhirnya akan tersampaikan pada pemain yang memainkan game kita.
Tidak terbatas hanya pada proses pembuatan game, kami juga ingin membuat proses belajar game development itu juga menyenangkan, seperti sebuah game.
Karena itu, Agate ingin memberikan sebuah pengalaman belajar game development yang unik dan pastinya menyenangkan. Dengan proses belajarnya yang fokus pada studi kasus yang secara nyata terjadi di industri game.
Introducing: Agate Game Development Course
Pada petualangan Game Development pertama ini, nantinya peserta akan dibawa ke dunia Mobile Game Programming, yang akan terbagi dalam tiga Stage, dan diawali dengan Stage 1 – Tileset Island.
Pada Stage 1, peserta akan mengawali petualangan dengan mempelajari dasar-dasar pemrograman yang dibutuhkan dalam membuat game-game berbasis tile atau grid, seperti Minesweeper, Sokoban, Bejeweled, dan lain-lain. Topik yang dibahas diantaranya adalah J2ME graphic programming, Game Logic, dan Matrix & Tiling. Setelah menyelesaikan Stage 1, peserta akan dapat melanjutkan ke Stage 2 dengan topik yang lebih advanced.
Stage 1 akan selesai dalam 8 battle, setiap Rabu dan Jumat, jam 4-6 sore, di DigiGames Surya Sumantri 63, Bandung. Stage 1 ini terbatas untuk 18 peserta.
Untuk mengikuti Game Development Course ini calon peserta cukup membayar Rp. 550.000,- dan akan mendapat perlengkapan seperti PC dan internet selama battle, handout, dan sertifikat course dari Agate. Untuk informasi dan pendaftaran bisa email ke contact@agateacademy.com.
Kabar Gembira untuk peserta Agate Mobile Game Developer War!
Dec 22nd
Ada beberapa kabar baik bagi para developer yang sudah atau mau mengikuti Agate Mobile Game Developer War:
- Batas submit game peserta ke Nokia Store diperpanjang sampai 27 Desember. Batas rilis game di Nokia Store tetap 14 Januari 2012, dan waktu diantara submit sampai rilis disediakan untuk proses QA dari Nokia Store, sekaligus kesempatan untuk para peserta jika ingin memperbaiki atau melengkapi fitur dalam gamenya.
- Para peserta Agate Mobile Game Developer War akan berkesempatan mengikuti Coaching Session dengan Peter Vesterbacka (CEO dari Rovio, developer Angry Birds) pada bulan Januari 2012 nanti. Kesempatan langka ini sangat sayang untuk dilewatkan, dan harus dimanfaatkan untuk belajar sebanyak-banyaknya dari salah satu developer mobile game paling sukses di dunia saat ini.
Untuk mengikuti Agate Mobile Game Developer War, peserta cukup submit game mereka di Nokia Store sebelum 27 Desember, lalu isi data di link ini dan konfirmasi ke contact@agatestudio.com untuk dicatat nama developer dan game yang disubmit. Begitu gamenya rilis di Nokia Store, penilaian akan langsung dimulai sampai hari ke 30 sejak rilis. Untuk update kondisi terakhir dari para peserta War, akan dibuat leaderboard yang secara rutin akan diupdate di blog Agate Studio.
Nantikan terus update-update tentang Agate Mobile Games Developer War! Profil developer dan ulasan game-gamenya juga akan dimuat di blog ini.
Agate Mobile Game Developer Camp Session 5-8
Dec 22nd
Sesi offline Agate Mobile Game Developer Camp sudah berakhir dengan diadakannya sesi 8 pada minggu, 18 Desember 2011. Namun Developer Camp belum benar-benar berakhir sampai para peserta merilis game mereka di Nokia Store untuk mengikuti Agate Mobile Game Developer War.
Pada minggu ke-3, peserta difokuskan untuk mengerjakan game masing-masing, dan ditantang untuk menyelesaikan berbagai implementasi teknis dari game design yang sudah dibuat, seperti paralax movement untuk sidescrolling games, atau mekanisme menembak untuk game tower defense.
Pada minggu terakhir, peserta diberi kesempatan untuk sharing tentang game yang sudah dibuat dan prosesnya kepada teman-teman peserta lain. Setelah itu, semua peserta diberi beberapa petunjuk teknis untuk submit game ke Nokia Store, termasuk beberapa tips agar proses QA di Nokia Store bisa lebih mudah dengan mengatasi berbagai kesalahan teknis yang biasa dilakukan oleh developer. Referensi tentang Nokia Store Publishing bisa diakses di http://bit.ly/rxUEMe Untuk materi lengkap Agate Mobile Game Developer Camp bisa diakses di http://bit.ly/sogF95.
Sampai batas waktu rilis game di Nokia Store untuk Agate Mobile Game Developer War nanti, Agate akan tetap memberikan support untuk developer yang memiliki kesulitan teknis atau ingin sekedar diskusi, cukup dengan mengirim email ke contact@agateacademy.com.






5 Recent Comment