Shieny Aprilia di Kelas Inspirasi

ki

Shieny Aprilia, co-founder sekaligus lead of Agate Level Up, sempat share di kelas inspirasi. Kelas Inspirasi adalah gerakan para profesional turun ke Sekolah Dasar (SD) selama sehari, berbagi cerita dan pengalaman kerja juga motivasi meraih cita-cita. Tujuan dari Kelas Inspirasi ini ada dua, yaitu menjadi wahana bagi sekolah dan siswa untuk belajar dari para profesional, serta agar para profesional, khususnya kelas menengah secara lebih luas, dapat belajar mengenai kenyataan dan fakta mengenai kondisi pendidikan Indonesia.

Bermula dari ajakan teman, Shieny kemudian ikut mendaftar. Shieny mewakili profesi developer game, dan lolos seleksi. “Saya ingin sharing serunya menjadi pembuat game ke anak-anak, yang kemungkinan besar mereka tidak tahu bahwa di Indonesia juga ada pembuat game.”

Kelas Inspirasi tempat Shieny bergabung diadakan di SDN Kebon Kosong 14 Pagi, Kemayoran. Sejak pukul 07.00, Shieny dan kawan-kawan professional sudah siap mengajar di kelas. Setiap kelas, berisi dua professional. Selama 40 menit Shieny share di kelas 2, 3, 5, dan 6 SD.

20140424_113702

Ketika proses sharing berlangsung, Shieny merasakan sensasi kekaguman anak-anak ketika mendengar pembuat game dari Indonesia. Menurut Shieny, anak-anak SD tersebut terpaku ketika Shieny memutar trailer game dari Agate Studio. Semua anak-anak di kelas berebut memainkan game Agate. Ketika diminta mengantri, antrian pun mengular.

Path 2014-04-24 19_37

Shieny merasa bahwa kelas Inspirasi ini selain menginspirasi anak-anak, juga menginspirasi Shieny untuk berkarya lebih baik.

Tonton videonya :

Cek web Kelas Inspirasi : http://kelasinspirasi.org/

Developer Economics : App Develepors Spread & Smartphone

VisionMobile baru-baru ini mempublikasi riset “Developer Economic” nya yang ke-6. VisionMobile merupakan perusahaan yang melakukan riset pada nilai ekonomis dari apps dan model binis perangkat mobile.

Beberapa minggu ke depan, Agate Studio akan membahas satu-satu dari hasil riset “Developer Economic”. Penelitian “Developer Economic” dilakukan dengan survey skala besar dan wawancara dengan satu-satu developer. Survey dilakukan selama lima minggu antara Oktober hingga akhir November 2013, dan wawancara mulai dari November hingga December 2013.
Survey ini mendatangkan 7000 responden, berasal dari 127 negara, termasuk US, China, India, Israel, UK, Russia, Kenya, Brasi, dan Jordan. Geografis dari Survey ini dianggap sangat mencerminkan skala global dari mobile app economy.

Pada tahun 2013, nilai dari app secara global adalah $68 Milyar, dan diperkirakan akan meningkat hingga $143 Milyar di tahun 2014. Asia memegang developer app terbanyak yaitu sebanyak 760.000.

App Developers Spread

Pengembangan app pada 2013 menunjukkan bahwa fase pertama dari ekosistem mobile meninggalkan beberapa kartu yang tertinggal untuk dimainkan. Duopoli perangkat mobile, yaitu Android dan iOS akan bertahan hingga tiga tahun ke depan.

Android memegang 81% dari penjualan Smartphone pada Quartal ke 3 di tahun 2013 dan sekarang berkembang dengan banyak jenis baru : “Internet, Otomotif, Pendidikan, dan Hiburan.” Penjualan iOS di belakang Android, namun tetap sebagai platform paling penting jika melihat dari pendapatannya. Windows phone mengambil momentum ketika Blackberry 10 mengalami penjualan di bawah target bermargin besar.
Pada tahun 2013, penjualan Smartphone mencapai 55% dari total penjualan perangkat telepon genggam. Pada Negara berkembang, $50 Android sangat cepat mengganti fitur-fitur telepon dan membuka inovasi baru pada bisnis, perdagangan, dan pendidikan.

Smartphone vs Non Smartphone

Dalam pasar Android, Samsung memimpin pasar ini. Samsung mendominasi 31% dari penjualan Smartphone di Quartal ke 3 2013. Samsung di Quartal ke 4 2013 mengalami penurunan profit sebesar 18%. Samsung menghadapi peningkatan kompetisi pasar smartphone oleh Apple dan beberapa vendor Cina.

Brand Smartphone Android seperti Huawei, Lenovo, dan LG telah menggantikan HTC dari leaderboard. HTC sempat menjadi top smartphone selama beberapa tahun, namun sekarang telah tergelincir dan menghadapi masalah yang serius dengan penjualan tidak baik di beberapa Quartal.
Ini merupakan indikasi kompetisi yang sengit antara OEM Android di mana kesempatan untuk diferensiasi berkurang, mengingat Google menciptakan ekosistem di dalam seluruh Android dengan API dan Google Play Service.

Di luar itu, Nokia diakuisisi dengan Microsoft dan Blackberry melakukan penahanan pada perencanaan kebangkitan dan berfokus pada solusi enterprise. Nokia dan Blackberry melakukan perubahan akibat kompetisi yang disebabkan iPhone dan Android.
Ketika Apple sukses pada peluncuran iPhone 5s/5c, pada saat yang sama, di Quartal ke 4 2013, pendapatan tumbuh 13%. Pendapatan tumbuh 13% ini adalah di bawah ekspektasi investor, Dan pendapatan ini lebih lambat daripada pertumbuhan pasar smartphone yaitu 41%. Hal ini merujuk pada gap di inovasi produk setelah iPad. Apple juga harus menghadapi China, sebagai pasar penting dan menambah 750 juta pengguna.

Windows Phone mengalami peningkatan secara signifikan di Quartal ke 3 2013, menunjukkan peningkatan 140% dari tahun ke tahun, ditopang utama oleh penjualan device low end. Menurut Kantar, Penjualan Windows Phone dalam tiga bulan menuju Oktober 2013 mencapai double digit di pasar Eropa. Ini adalah pertanda positif untuk melanjutkan peningkatan kompetisi pada iOS dan Android. Microsoft mencapai biaya $10.000 untuk pengembangan.

Sumber : http://www.developereconomics.com/reports/q1-2014/

Passion and Dream Job

Talent Passion

Malam minggu lalu, 15 Februari 2014, mulai dari pukul 19.00, CEO Agate Studio Arief Widhiyasa diwawancara oleh Youth EmPowering! melalui twitter. Youth EmPowering! atau disingkat YEP! adalah NGO pemberdayaan pemuda yang bergerak di bidang peningkatan kapabilitas di bidang Kepemimpinan dan organisasi, Creative Public Relations, Socialpreneurship.

Bagi yang tidak sempat untuk menyimak langsung di timeline CEO Agate Studio @Clawford (C) dan @YouthEmPowering (Y), yuk simak di bawah ini.

Y: How passion lead us to our dream adalah tema YEP! Voice hari ini bersama ka Arief @Clawford dari @AgateStudio  :) Jgn sampai ketinggalan :)

AKTIVITAS ARIEF WIDHIYASA

Y : Konbawa, Arief @Clawford san, ogenki gesuka? Saki ni, nani o isogashi desuka?

C: Konbanwa @YouthEmPowering, genki desu. Ga sibuk kok, lagi main game aja, hohoho.

Y: Wah benar-benar pecinta game, kesibukanya sekarang apa nih ka Arief @Clawford ?

C: Sambil diskusi bareng @YouthEmPowering, + grinding Bravely Default, dan install ulang Win8 di PC XD, malam minggu yg asik, wkwkwk.
Sekarang mainly fokusnya di main game sama bikin game.Hahaha. Lagi belajar2 business dan management juga.

MAKNA GAME BAGI ARIEF WIDHIYASA

Y: Benar-benar pecinta game ya? Bagi ka @Clawford game itu hobi atau lebih dari itu?

C: Hmmm. Dari TK sudah main game XD, bisa dibilang hobi juga, tapi kalau dipikir2 lagi, harusnya lebih dari itu.
Game sudah jadi bagian dari hidup yang tak terpisahkan kayanya, hahaha. Beberapa hari ga maen game aja pasti cari2.

PASSION DAN GAME

Y: Sudah dr awal ya ternyata. Bagaimana sih ka @clawford menelusuri passion diri yg ternyata berada di dunia game?

C: Kayanya gara2 dari kecil sampai sekarang maen game terus, jadi suka banget XD.
Mungkin di awal dikasi game sama ortu gara2 saya banyak ingin tahu, dikasi game jadi anteng XD, ada dunia baru.
Dari situ berkembang jadi pengen eksplore untuk bikin game sendiri, cerita sendiri, gameplay sendiri.
Awalnya pas SD mulai dari bikin komik sendiri, game kertas, dan coba game RPG Maker di PS dulu.
Trus pas SMP & SMA mulai belajar programming, dan keterusan sampe kuliah, haha XD,
Pas kuliah ketemu temen-temen se-passion, jadi deh bikin game bareng2, Kira2 gitu perjalanan singkatnya, XD

KEPUTUSAN DROP OUT OLEH ARIEF WIDHIYASA

Y: Dari salah 1 buku tentang CEO, ka @Clawford memilih untuk tidak melanjutkan kuliah. Bagaimana menyakinkan hati kk & ortu mengambil jalan tersebut? 

C : Wah ditanyain juga yang ini XD, hahaha. Setuju penggunaan kata2 “memilih” untuk tidak melanjutkan kuliah.
Kalau pribadi sih cukup mudah ya, karena saya merasa yang terpenting dari kuliah adalah pembelajarannya.
Saya cukup rajin ambil sks, jadi materi cukup banyak yang dapet (walaupun sering ga masuk gara2 ketiduran XD)
Selain pembelajaran, yang terpenting juga pas kuliah adalah menjalin hub pertemanan dan interaksi sosial.
Banyak yang bilang kuliah itu miniaturnya masyarakat, jadi kesempatan yang bagus buat kita juga buat berkembang
Kalau Ortu, banyak ngobrol sih sama ortu juga waktu mau memutuskan itu, agar dapat support keputusannya
Kira2 setahunan baru dikasi ijin, hahaha, tapi akhirnya ortu mengerti dan mendukung penuh.
Alasannya lebih ke fokus, pembelajaran sudah dapat, tinggal gelar, tapi Startup baru butuh fokus banyak.

Y: Tentunya dgn keyakinan & kegigihan kk maka bisa mendapat support seperti sekarang :) menurut ka @Clawford, passion itu apa sih?

C: Wah sulit ini, ini versinya bang wiki: “an intense emotion compelling, enthusiasm, or desire for anything.”
Kalau bagi saya sih simple sih, passion itu sesuatu yang disenangi, yang kalau dilakukan membuat makin semangat.
Mungkin gampangnya juga bisa dibilang sesuatu yang nagih ya XD, yang bisa ngecharge energy juga kalau dilakukan.
Misalnya selain main game, saya juga passionate dengan Basket, Baca buku (komik), dan Programming.
Jadi kalau ketemu ring dan bola basket, pasti langsung spend minimal 1-2 jam di lapangan, wkwkwk.
Passion juga membantu untuk overcome challenge, saya suka programming, dan mempelajarinya selalu menyenangkan.
Kalau lagi suntuk, baca buku (komik) pasti langsung jadi segar lagi, hohoho. Kira2 itu tentang passion XD.

TIPS MENGENALI PASSION DAN MENJADIKAN DREAM JOB OLEH ARIEF WIDHIYASA

Y: Sebagai pemuda, banyak hal yang menarik untuk dicoba. Menurut ka @Clawford, gimana mengetahui passion di dalam diri kita?

C: Good Question. Mnurut saya sih coba banyak hal dulu. Jangan membatasi diri, dunia sangat luas.
Seiring dengan memperkaya pengalaman diri, pasti pelan-pelan ketemu hal-hal yang kita senangi untuk lakukan.
Hal-hal yang mmbuat sebelum tidur dipikirin, pengen dilakukan lagi besoknya, minggu depan, terus2an.
Ad quote yg menarik juga di TED dlu : “I even pay people to do what i love/passionate to do”.
Jadi saking senangnya dia, dia pengen orang lain merasakannya, dan dia berani endorse sampai bayar.

Y: Benarkah jika “our passion is our dream job?” @Clawford

C: Wah susah ini. Hmmm. It’s depends, sometimes it’s a YES, sometimes it’s a Big NO.
Dalam memilih our future job, selain passion, ada faktor kapabilitas dan bakat juga yang prlu kita perhatikan.
Pastikan bahwa kapabilitas dan bakat kita memang mendukung passion yang kita inginkan jadi dream job
Minim talent? Face the brutal fact. Belum ada kapabilitas? Mati2an belajar dan latihan untuk improve.
Misal sy suka banget basket. Tapi dokter claim saya ada kelainan tulang, ga bisa apa2 di olahraga. Bad talent.
Kapabilitas ga ada, yang bisa saya lakukan cuma rajin lari pagi dan banyak latihan agar bisa main “normal”.
Yet I realize i cannot become a professional basketball player, but my passion still big in basketball
The urges to make passion to become job, switch to make it become hobby :D
Beruntung passion saya satunya di game, didukung sedkit bakat, dan kerja keras membangun kapabilitas.
And turns out we would make a living from here (game dev), still, it requires lot of hard work to get here.
Tapi perjalanan masih panjang, perlu terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Maaph panjang T_T

Y: Menurut ka @Clawford, bagaimana mengatasi kesulitan saat passion kita dianggap kurang menjanjikan utk diwujudkan sebagai pekerjaan?

C: Pertama kta harus yakin 100%, cuma kita yg bisa prove passion kita itu potential. Jadi harus percaya diri penuh.
Kedua, coba cari similar case di dunia ini. Use it as inspiration and adapt it to our environment.
Kalau d dunia ini ga ada similar case, we might need to rethink it >.<, maybe we could choose research path.
Ketiga, set milestone dan timeframe, & keep pushing it until it become reality, or we need to accept reality.
Either way akan bikin kita makin dewasa dalam menghadapi kehidupan :D
Even the result is the later (gagal ngepush), jangan mudah give-up, coba pikirin cara lain. Keep trying.
But remember the timeframe, dan jangan egois juga, kita makhluk sosial, banyak pengharapan orang lain juga buat kita.

Y: Pertanyaan terakhir nih ka @Clawford, saran utk YEP!ers agar berani mewujudkan dream job terutama di bidang game?

C: Start with identifying our real passion (bisa banyak loh), and explore one by one.
Build self-awareness, apa bakat kita, kapabilitas kita sampai dimana, untuk mengukur current state kita.
Coba asosiasikan kita punya bakat & kapabilitas, dengan dream job kita. Lihat kecocokannya.
Kalau gapnya cukup besar, coba dilihat timeframe yang kita punya, kalau realistis, kejar pantang mundur..!
Kalau kita fokus, pantang mundur, maju selangkah demi selangkah, pasti terkejar kok :D
Ad quote menarik: “People ask my how I could become success, I said it’s easy, I never quit”.
Maksdnya kalau memang kita udah melihat adanya kecocokan, kejar terus aja, pasti berhasil.
Khusus untuk yg game, simple. Start by making simple games. But lots of it, and don’t keep it yourself..!
Terima kasih banyak ya semuanya atas perhatiannya, maaf panjang2 T_T, semoga berguna diskusinya.

Y: Terima kasih banyak pada ka @Clawford untuk sharing yg sangat bermanfaat di YEP!Voice mlm ini, sukses untuk kk & makin menginspirasi .

Terimakasih juga Youth EmPowering! untuk interview by twitternya :)

Ini ada tes dari http://paidtoexist.com/the-passion-vs-hobby-test/ mengenai Passion yang bisa menghasilkan uang. Boleh dicoba..pte-passion-money-infographic3

Agate Studio di Bandung Digital Valley

Bandung Digital Valley, pada hari Sabtu terlihat ramai yang tidak biasa dibanding hari Sabtu sebelum-sebelumnya. Ada apa? Ternyata, Agate Studio yang membawa crew nya berkumpul di Bandung Digital Valley (BDV). Dalam rangka “Talent Development Saturday (TDS)” yang berkonsep beda dari sebelumnya, Agate Studio ‘meminjam’ BDV pada 8 Januari 2014 dan menjadikan pusat kegiatan TDS. WP_20140208_001 TDS dibagi menjadi empat kelas besar, General Management, Production, Programming, dan Art. Materi yang dibawakan juga bermacam-macam. Setiap crew mendapat kesempatan untuk sharing materi selama 20 menit. Materi bermacam-macam. Mulai dari materi keprofesian, developing skill,  review buku, hingga review game. WP_20140208_004 WP_20140208_003 WP_20140208_002 Jadwal TDS seperti :  Rundown TDS Agate - 8 Feb 2014 - final

Salah satu video dari materi yang dibawakan oleh Shieny Aprilia, salah satu founder dari Agate Studio :

Pada TDS kali ini, tidak hanya crew Agate Studio yang hadir dalam kelas, namun juga member BDV yang sudah daftar di web BDV sebelumnya. WP_20140208_008 Kedepannya diharapkan materi TDS akan semakin berkualitas dan membawa keceriaan yang lebih banyak dibanding sebelumnya ^^

« Older Entries Recent Entries »