Developer Economics : App Develepors Spread & Smartphone

VisionMobile baru-baru ini mempublikasi riset “Developer Economic” nya yang ke-6. VisionMobile merupakan perusahaan yang melakukan riset pada nilai ekonomis dari apps dan model binis perangkat mobile.

Beberapa minggu ke depan, Agate Studio akan membahas satu-satu dari hasil riset “Developer Economic”. Penelitian “Developer Economic” dilakukan dengan survey skala besar dan wawancara dengan satu-satu developer. Survey dilakukan selama lima minggu antara Oktober hingga akhir November 2013, dan wawancara mulai dari November hingga December 2013.
Survey ini mendatangkan 7000 responden, berasal dari 127 negara, termasuk US, China, India, Israel, UK, Russia, Kenya, Brasi, dan Jordan. Geografis dari Survey ini dianggap sangat mencerminkan skala global dari mobile app economy.

Pada tahun 2013, nilai dari app secara global adalah $68 Milyar, dan diperkirakan akan meningkat hingga $143 Milyar di tahun 2014. Asia memegang developer app terbanyak yaitu sebanyak 760.000.

App Developers Spread

Pengembangan app pada 2013 menunjukkan bahwa fase pertama dari ekosistem mobile meninggalkan beberapa kartu yang tertinggal untuk dimainkan. Duopoli perangkat mobile, yaitu Android dan iOS akan bertahan hingga tiga tahun ke depan.

Android memegang 81% dari penjualan Smartphone pada Quartal ke 3 di tahun 2013 dan sekarang berkembang dengan banyak jenis baru : “Internet, Otomotif, Pendidikan, dan Hiburan.” Penjualan iOS di belakang Android, namun tetap sebagai platform paling penting jika melihat dari pendapatannya. Windows phone mengambil momentum ketika Blackberry 10 mengalami penjualan di bawah target bermargin besar.
Pada tahun 2013, penjualan Smartphone mencapai 55% dari total penjualan perangkat telepon genggam. Pada Negara berkembang, $50 Android sangat cepat mengganti fitur-fitur telepon dan membuka inovasi baru pada bisnis, perdagangan, dan pendidikan.

Smartphone vs Non Smartphone

Dalam pasar Android, Samsung memimpin pasar ini. Samsung mendominasi 31% dari penjualan Smartphone di Quartal ke 3 2013. Samsung di Quartal ke 4 2013 mengalami penurunan profit sebesar 18%. Samsung menghadapi peningkatan kompetisi pasar smartphone oleh Apple dan beberapa vendor Cina.

Brand Smartphone Android seperti Huawei, Lenovo, dan LG telah menggantikan HTC dari leaderboard. HTC sempat menjadi top smartphone selama beberapa tahun, namun sekarang telah tergelincir dan menghadapi masalah yang serius dengan penjualan tidak baik di beberapa Quartal.
Ini merupakan indikasi kompetisi yang sengit antara OEM Android di mana kesempatan untuk diferensiasi berkurang, mengingat Google menciptakan ekosistem di dalam seluruh Android dengan API dan Google Play Service.

Di luar itu, Nokia diakuisisi dengan Microsoft dan Blackberry melakukan penahanan pada perencanaan kebangkitan dan berfokus pada solusi enterprise. Nokia dan Blackberry melakukan perubahan akibat kompetisi yang disebabkan iPhone dan Android.
Ketika Apple sukses pada peluncuran iPhone 5s/5c, pada saat yang sama, di Quartal ke 4 2013, pendapatan tumbuh 13%. Pendapatan tumbuh 13% ini adalah di bawah ekspektasi investor, Dan pendapatan ini lebih lambat daripada pertumbuhan pasar smartphone yaitu 41%. Hal ini merujuk pada gap di inovasi produk setelah iPad. Apple juga harus menghadapi China, sebagai pasar penting dan menambah 750 juta pengguna.

Windows Phone mengalami peningkatan secara signifikan di Quartal ke 3 2013, menunjukkan peningkatan 140% dari tahun ke tahun, ditopang utama oleh penjualan device low end. Menurut Kantar, Penjualan Windows Phone dalam tiga bulan menuju Oktober 2013 mencapai double digit di pasar Eropa. Ini adalah pertanda positif untuk melanjutkan peningkatan kompetisi pada iOS dan Android. Microsoft mencapai biaya $10.000 untuk pengembangan.

Sumber : http://www.developereconomics.com/reports/q1-2014/

Passion and Dream Job

Talent Passion

Malam minggu lalu, 15 Februari 2014, mulai dari pukul 19.00, CEO Agate Studio Arief Widhiyasa diwawancara oleh Youth EmPowering! melalui twitter. Youth EmPowering! atau disingkat YEP! adalah NGO pemberdayaan pemuda yang bergerak di bidang peningkatan kapabilitas di bidang Kepemimpinan dan organisasi, Creative Public Relations, Socialpreneurship.

Bagi yang tidak sempat untuk menyimak langsung di timeline CEO Agate Studio @Clawford (C) dan @YouthEmPowering (Y), yuk simak di bawah ini.

Y: How passion lead us to our dream adalah tema YEP! Voice hari ini bersama ka Arief @Clawford dari @AgateStudio  :) Jgn sampai ketinggalan :)

AKTIVITAS ARIEF WIDHIYASA

Y : Konbawa, Arief @Clawford san, ogenki gesuka? Saki ni, nani o isogashi desuka?

C: Konbanwa @YouthEmPowering, genki desu. Ga sibuk kok, lagi main game aja, hohoho.

Y: Wah benar-benar pecinta game, kesibukanya sekarang apa nih ka Arief @Clawford ?

C: Sambil diskusi bareng @YouthEmPowering, + grinding Bravely Default, dan install ulang Win8 di PC XD, malam minggu yg asik, wkwkwk.
Sekarang mainly fokusnya di main game sama bikin game.Hahaha. Lagi belajar2 business dan management juga.

MAKNA GAME BAGI ARIEF WIDHIYASA

Y: Benar-benar pecinta game ya? Bagi ka @Clawford game itu hobi atau lebih dari itu?

C: Hmmm. Dari TK sudah main game XD, bisa dibilang hobi juga, tapi kalau dipikir2 lagi, harusnya lebih dari itu.
Game sudah jadi bagian dari hidup yang tak terpisahkan kayanya, hahaha. Beberapa hari ga maen game aja pasti cari2.

PASSION DAN GAME

Y: Sudah dr awal ya ternyata. Bagaimana sih ka @clawford menelusuri passion diri yg ternyata berada di dunia game?

C: Kayanya gara2 dari kecil sampai sekarang maen game terus, jadi suka banget XD.
Mungkin di awal dikasi game sama ortu gara2 saya banyak ingin tahu, dikasi game jadi anteng XD, ada dunia baru.
Dari situ berkembang jadi pengen eksplore untuk bikin game sendiri, cerita sendiri, gameplay sendiri.
Awalnya pas SD mulai dari bikin komik sendiri, game kertas, dan coba game RPG Maker di PS dulu.
Trus pas SMP & SMA mulai belajar programming, dan keterusan sampe kuliah, haha XD,
Pas kuliah ketemu temen-temen se-passion, jadi deh bikin game bareng2, Kira2 gitu perjalanan singkatnya, XD

KEPUTUSAN DROP OUT OLEH ARIEF WIDHIYASA

Y: Dari salah 1 buku tentang CEO, ka @Clawford memilih untuk tidak melanjutkan kuliah. Bagaimana menyakinkan hati kk & ortu mengambil jalan tersebut? 

C : Wah ditanyain juga yang ini XD, hahaha. Setuju penggunaan kata2 “memilih” untuk tidak melanjutkan kuliah.
Kalau pribadi sih cukup mudah ya, karena saya merasa yang terpenting dari kuliah adalah pembelajarannya.
Saya cukup rajin ambil sks, jadi materi cukup banyak yang dapet (walaupun sering ga masuk gara2 ketiduran XD)
Selain pembelajaran, yang terpenting juga pas kuliah adalah menjalin hub pertemanan dan interaksi sosial.
Banyak yang bilang kuliah itu miniaturnya masyarakat, jadi kesempatan yang bagus buat kita juga buat berkembang
Kalau Ortu, banyak ngobrol sih sama ortu juga waktu mau memutuskan itu, agar dapat support keputusannya
Kira2 setahunan baru dikasi ijin, hahaha, tapi akhirnya ortu mengerti dan mendukung penuh.
Alasannya lebih ke fokus, pembelajaran sudah dapat, tinggal gelar, tapi Startup baru butuh fokus banyak.

Y: Tentunya dgn keyakinan & kegigihan kk maka bisa mendapat support seperti sekarang :) menurut ka @Clawford, passion itu apa sih?

C: Wah sulit ini, ini versinya bang wiki: “an intense emotion compelling, enthusiasm, or desire for anything.”
Kalau bagi saya sih simple sih, passion itu sesuatu yang disenangi, yang kalau dilakukan membuat makin semangat.
Mungkin gampangnya juga bisa dibilang sesuatu yang nagih ya XD, yang bisa ngecharge energy juga kalau dilakukan.
Misalnya selain main game, saya juga passionate dengan Basket, Baca buku (komik), dan Programming.
Jadi kalau ketemu ring dan bola basket, pasti langsung spend minimal 1-2 jam di lapangan, wkwkwk.
Passion juga membantu untuk overcome challenge, saya suka programming, dan mempelajarinya selalu menyenangkan.
Kalau lagi suntuk, baca buku (komik) pasti langsung jadi segar lagi, hohoho. Kira2 itu tentang passion XD.

TIPS MENGENALI PASSION DAN MENJADIKAN DREAM JOB OLEH ARIEF WIDHIYASA

Y: Sebagai pemuda, banyak hal yang menarik untuk dicoba. Menurut ka @Clawford, gimana mengetahui passion di dalam diri kita?

C: Good Question. Mnurut saya sih coba banyak hal dulu. Jangan membatasi diri, dunia sangat luas.
Seiring dengan memperkaya pengalaman diri, pasti pelan-pelan ketemu hal-hal yang kita senangi untuk lakukan.
Hal-hal yang mmbuat sebelum tidur dipikirin, pengen dilakukan lagi besoknya, minggu depan, terus2an.
Ad quote yg menarik juga di TED dlu : “I even pay people to do what i love/passionate to do”.
Jadi saking senangnya dia, dia pengen orang lain merasakannya, dan dia berani endorse sampai bayar.

Y: Benarkah jika “our passion is our dream job?” @Clawford

C: Wah susah ini. Hmmm. It’s depends, sometimes it’s a YES, sometimes it’s a Big NO.
Dalam memilih our future job, selain passion, ada faktor kapabilitas dan bakat juga yang prlu kita perhatikan.
Pastikan bahwa kapabilitas dan bakat kita memang mendukung passion yang kita inginkan jadi dream job
Minim talent? Face the brutal fact. Belum ada kapabilitas? Mati2an belajar dan latihan untuk improve.
Misal sy suka banget basket. Tapi dokter claim saya ada kelainan tulang, ga bisa apa2 di olahraga. Bad talent.
Kapabilitas ga ada, yang bisa saya lakukan cuma rajin lari pagi dan banyak latihan agar bisa main “normal”.
Yet I realize i cannot become a professional basketball player, but my passion still big in basketball
The urges to make passion to become job, switch to make it become hobby :D
Beruntung passion saya satunya di game, didukung sedkit bakat, dan kerja keras membangun kapabilitas.
And turns out we would make a living from here (game dev), still, it requires lot of hard work to get here.
Tapi perjalanan masih panjang, perlu terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Maaph panjang T_T

Y: Menurut ka @Clawford, bagaimana mengatasi kesulitan saat passion kita dianggap kurang menjanjikan utk diwujudkan sebagai pekerjaan?

C: Pertama kta harus yakin 100%, cuma kita yg bisa prove passion kita itu potential. Jadi harus percaya diri penuh.
Kedua, coba cari similar case di dunia ini. Use it as inspiration and adapt it to our environment.
Kalau d dunia ini ga ada similar case, we might need to rethink it >.<, maybe we could choose research path.
Ketiga, set milestone dan timeframe, & keep pushing it until it become reality, or we need to accept reality.
Either way akan bikin kita makin dewasa dalam menghadapi kehidupan :D
Even the result is the later (gagal ngepush), jangan mudah give-up, coba pikirin cara lain. Keep trying.
But remember the timeframe, dan jangan egois juga, kita makhluk sosial, banyak pengharapan orang lain juga buat kita.

Y: Pertanyaan terakhir nih ka @Clawford, saran utk YEP!ers agar berani mewujudkan dream job terutama di bidang game?

C: Start with identifying our real passion (bisa banyak loh), and explore one by one.
Build self-awareness, apa bakat kita, kapabilitas kita sampai dimana, untuk mengukur current state kita.
Coba asosiasikan kita punya bakat & kapabilitas, dengan dream job kita. Lihat kecocokannya.
Kalau gapnya cukup besar, coba dilihat timeframe yang kita punya, kalau realistis, kejar pantang mundur..!
Kalau kita fokus, pantang mundur, maju selangkah demi selangkah, pasti terkejar kok :D
Ad quote menarik: “People ask my how I could become success, I said it’s easy, I never quit”.
Maksdnya kalau memang kita udah melihat adanya kecocokan, kejar terus aja, pasti berhasil.
Khusus untuk yg game, simple. Start by making simple games. But lots of it, and don’t keep it yourself..!
Terima kasih banyak ya semuanya atas perhatiannya, maaf panjang2 T_T, semoga berguna diskusinya.

Y: Terima kasih banyak pada ka @Clawford untuk sharing yg sangat bermanfaat di YEP!Voice mlm ini, sukses untuk kk & makin menginspirasi .

Terimakasih juga Youth EmPowering! untuk interview by twitternya :)

Ini ada tes dari http://paidtoexist.com/the-passion-vs-hobby-test/ mengenai Passion yang bisa menghasilkan uang. Boleh dicoba..pte-passion-money-infographic3

Agate Studio di Bandung Digital Valley

Bandung Digital Valley, pada hari Sabtu terlihat ramai yang tidak biasa dibanding hari Sabtu sebelum-sebelumnya. Ada apa? Ternyata, Agate Studio yang membawa crew nya berkumpul di Bandung Digital Valley (BDV). Dalam rangka “Talent Development Saturday (TDS)” yang berkonsep beda dari sebelumnya, Agate Studio ‘meminjam’ BDV pada 8 Januari 2014 dan menjadikan pusat kegiatan TDS. WP_20140208_001 TDS dibagi menjadi empat kelas besar, General Management, Production, Programming, dan Art. Materi yang dibawakan juga bermacam-macam. Setiap crew mendapat kesempatan untuk sharing materi selama 20 menit. Materi bermacam-macam. Mulai dari materi keprofesian, developing skill,  review buku, hingga review game. WP_20140208_004 WP_20140208_003 WP_20140208_002 Jadwal TDS seperti :  Rundown TDS Agate - 8 Feb 2014 - final

Salah satu video dari materi yang dibawakan oleh Shieny Aprilia, salah satu founder dari Agate Studio :

Pada TDS kali ini, tidak hanya crew Agate Studio yang hadir dalam kelas, namun juga member BDV yang sudah daftar di web BDV sebelumnya. WP_20140208_008 Kedepannya diharapkan materi TDS akan semakin berkualitas dan membawa keceriaan yang lebih banyak dibanding sebelumnya ^^

Antusiasme Bandung pada Global Game Jam 2014

Per tanggal 24 Januari 2014, Agate Studio ikut serta dalam acara akbar industri game : Global Game Jam. Global Game Jam adalah saat di mana siapapun bisa ikut membuat game, hanya dalam waktu 48 jam. Acara diadakan serentak seluruh dunia, namun tetap mengikuti timezone masing-masing.

WP_20140124_002
Agate Studio bergabung dalam Global Game Jam, tidak hanya sebagai peserta atau disebut jammers, namun juga sebagai penyedia tempat untuk para jammers membuat game.
Bermula di tanggal 24 Januari 2014, Global Game Jam 2014 atau yang mendapat hastag di media sosial #BDGGGJ2014 resmi dibuka di Bandung Digital Valley. Bandung Digital Valley adalah fasilitas dari PT Telekomunikasi Indonesia yang di dalamnya terdapat program-program untuk mendukung industri kreatif digital Bandung.
Bertempat di lantai 4, gedung R & D, panitia Global Game Jam 2014, dalam hal ini Aditia Dwiperdana, membuka rangkaian acara pada pukul 15.00. Acara diawali oleh pemberian materi artist oleh Jammy Lesmana. Jammy Lesmana adalah Lead Game Designer di Magato sekaligus Dosen Universitas Maranatha. Setelah materi artist, materi programming dibawakan oleh Gregorius Soedharmo. Gregorius Soedharmo adalah Head of Programmer di Agate Studio. Dua pembicara tersebut mempunyai keunikan sendiri dalam tampilannya. Jammy Lesmana dengan rambut yang diikat ekor kuda namun setengah, sedangkan Gregorius Soedharmo bercelana pendek dan tanpa alas kaki. Mereka membagi tips dan trik dalam membuat game secara 48 jam.

WP_20140124_003

WP_20140124_005

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembentukan kelompok, dan makan malam. Setelah makan malam, jammers berduyun-duyun menuju lokasi kedua #BDGGGJ2014 yaitu, Agate Studio HQ. Jammers kemudian menggunakan Agate Studio HQ untuk membuat game, sampai penutupan acara, yaitu tanggal 26 Januari 2014.

Bev3izQCAAAV5_W Bevvy4hCQAAz1qGWP_20140124_007 WP_20140124_008 WP_20140125_001

Total jammers #BDGGGJ2014 berjumlah 46 orang dan dari berbagai latar belakang. Ada yang praktisi, mahasiswa, bahkan siswa sekolah. Semua berkumpul , mengerjakan game, makan, main, bahkan tidur dan mandi di lokasi yang sama, yaitu Agate Studio HQ. Sekalipun jammers sempat mengalami kendala teknis karena kelebihan beban pada Wi Fi lokasi, namun jammers tetap terlihat antusias dan mengakali dengan modem. Hasilnya? Sebanyak 12 game tercipta dalam 48 jam. Wow! Bahkan jumlah game yang tercipta ini melebihi dari game yang dihasilkan di kota-kota di Indonesia yang ikut merayakan Global Game Jam. Bali 4 game, Surabaya 6 game, Jogja 8 game, Jakarta 6 game, dan Depok 3 game.

Pada #BDGGGJ2014 ini, jammers menobatkan game Universo dengan genre puzzle sebagai game favorit karena aransemen lagunya dan makna game yang justru dalam, yaitu merefleksikan sifat dari manusia. Tujuan game tersebut adalah membuat alam semesta seimbang sekalipun setiap sifat manusia sangat beraneka ragam.

WP_20140126_003

Berikut ini screenshot dari game-game yang sudah dibuat :

1. Burglar Boom Saga

Burglar Boom Saga adalah game di mana kita sebagai petugas keamanan berusaha mencegah pencuri mengambil barang di suatu rumah. Cara petugas keamanan? Bom atap rumahnya! :) )

Burglar Boom Saga

2. Candi Crush Naga

Nama game ini pelesetan dari game.. you know lah. Isi game ini adalah kita sebagai naga bertugas untuk menerobos orang-orang kerajaan mencapai candi.

Game ini dimainkan dengan swipe.

screen_shot_2014-01-26_at_16.12.28

3. Crush the Candy King

Game ini berplatform Android. Bertugas untuk menembak-nembak musuh sambil menghindari senjata musuh yang diluncurkan. Senjata yang digunakan mengambil dari permen-permen ala Candy Crush Saga.

screenshot_mainmanu_0

4. Evil Doll

Game ini mengambil cerita yang lagi populer, boneka hantu. Pertama tugas kita adalah sembunyi dari si boneka. Jangan sampai kita tertangkap. Tanda yang digunakan adalah suara. Selanjutnya, kita harus mencari boneka itu bersembunyi di mana. Bertema horror dan dukungan suara membuat bahkan Si Pembuat game pun masih sering terkejut jika ‘tertangkap’ si boneka.

screen_shot_2014-01-26_at_3.52.12_pm5. Game : The Game

Dalam game ini pemain ditempatkan sebagai game. Pemain akan melakukan tindakan manual untuk proses-proses dalam game seperti pengurangan score atau menghilangkan musuh.

game_1_0

6. Inochi No Kagami

Game ini adalah game story telling berisi anak SMA yang merasakan perbedaan dalam kesehariannya.inochi_no_kagami_07. Projek Mobil

Game ini tentang pemain yang ditempatkan sebagai mobil. Mobil yang sedang dalam perlombaan keluar jalur hingga terdampar di hutan. Mobil berusaha untuk melewati hambatan-hambatan seperti monster.

1_58. Romance Stalker

Punya pria pujaan? Ingin tahu banyak tentang dia? Mungkin harus belajar jadi stalker di sini dulu. Jangan sampai ketahuan pria pujaannya ya!

screen_shot_2014-01-26_at_2.13.46_pm

9. See the Same

Nah ini uji mata ni. Harus cari apa yang salah dan apa yang sama dalam gambar.

title_010. Trash Hunter

Terinspirasi dari banjir yang melanda di Ibukota Jakarta, game ini bertugas untuk mendapatkan sampah di sungai. Biar tidak banjir lagi ya!simpan

11. Vanish

Jangan sampai terkena peluru musuh! Perhatikan radar! Karena memang hanya yang tertangkap radar sajalah kita mampu menghindari musuh. Jadi hati-hati ya!

shot1_0

12. Universo

Nah ini game favorit dari #BDGGGJ2014. Jammers menyebutnya game galau karena makna nya yang dalam.

screenshot_9

Seru kaaaaan? Jadi, tunggu Global Game Jam selanjutnya! -Fa

Info Penting untuk Develop Game

kreativitas-dunia

Tepat hari Jumat, 17 Januari 2014, Arief Widhiyasa CEO Agate Studio mendapat kesempatan untuk berbicara mengenai Develop Game di Kick Andy Show. Bagi yang tidak sempat menonton, bisa lihat review dan video nya kembali.

Sejak saat itu, Agate Studio mendapat banjiran pertanyaan. Jawaban-jawaban pertanyaan sebenarnya sudah pernah dimuat di media Agate Studio, namun tidak ada salahnya kami mencoba merangkumnya kembali.

SIAPA SAJA YANG TERLIBAT DALAM PEMBUATAN GAME DI AGATE STUDIO?

Dalam pembuatan game, terdapat beberapa pihak yang berperan sebagai Developer dan Pendukung. Bisa cek di SINI untuk jelasnya.

Nah, selain itu, Agate Studio juga pernah membahas lebih detail untuk masing-masing posisi.

PLATFORM APA YANG DIGUNAKAN AGATE STUDIO DALAM MEMBUAT GAME?

Secara general, ada beberapa platform yang digunakan dalam develop game

BAGAIMANA CARA MENDAPATKAN UANG DARI GAME?

Dalam develop game, ada beberapa sumber untuk mendatangkan uang. Sumber-sumber tersebut bisa dibaca :

APAKAH AGATE STUDIO MENYELENGGARAKAN KURSUS MEMBUAT GAME?

Hingga tulisan ini dibuat, Agate Studio belum menyelenggarakan kursus membuat game. Namun tenang, Agate Studio sudah memuat beberapa materi pembuatan game yang bisa kamu baca kembali.

Contoh video tutorial seperti ini :

Jika ada yang lebih penasaran bagaimana Agate Studio, juga dapat dilihat video :

Segitu dulu postnya, mudah-mudahan bermanfaat yaa.

« Older Entries Recent Entries »